Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Kejayaan Majapahit dan Kekeliruan Narasi Penulisan Sejarah Indonesia
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Opini > Kejayaan Majapahit dan Kekeliruan Narasi Penulisan Sejarah Indonesia
Opini

Kejayaan Majapahit dan Kekeliruan Narasi Penulisan Sejarah Indonesia

Timur
Timur Published 22 Apr 2023, 17:20
Share
6 Min Read
orientalis peradaban islam nativisasi
“Di setiap negara yang kami masuki, kami gali tanahnya untuk membongkar peradaban-peradaban sebelum Islam. Tujuan kami bukanlah untuk mengembalikan umat islam kepada akidah-akidah sebelum Islam. Tapi cukuplah bagi kami membuat mereka terombang-ambing antara memilih Islam atau peradaban-peradaban lama tersebut.” Theodore Cuyler Young, Near Eastern: Culture and Society. Foto: literasiislam.com
SHARE

Borobudur dan Prambanan misalnya, sudah terkubur dan hancur sejak akhir masa Kerajaan Mataram kuno oleh abu vulkanik meletusnya Gunung Merapi. Di era Islam, kedua candi ini sudah “hilang”. Orang-orang sudah tidak lagi peduli.

Setelah berhasilnya penggalian, dimunculkanlah narasi-narasi terkait kejayaan kerajaan Hindu-Buddha di masa sebelum Islam, dan dimulailah strategi nativisasi yang dilakukan oleh para penjajah.

Pasca kemerdekaan, melalui para intelektual hasil didikan Barat, nativisasi dimunculkan kembali dan menjadi kurikulum pendidikan kita. Hingga kita pun merasa, bahwa kaum muslimin di negeri ini sangatlah kuno, terbelakang, dan tidak membawa kejayaan. (timur/literasiislam.com)

Previous Page123456
GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: budha, gadjah mada, hindu, kerajaan majapahit, majapahit, nativisasi, orientalis, peradaban islam
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article 7b1b5c24 498b 4c67 8242 1564aace5775 Ribuan Napi di Kanwilkumham DKI Jakarta Dapat Remisi Khusus
Next Article BNI-MedcoEnergi International Tennis M25K Seri II : Ray Ho dan Sun Fajing juara ganda putra BNI-MedcoEnergi International Tennis M25K Seri II : Ray Ho dan Sun Fajing juara ganda putra

TERPOPULER

TERPOPULER
Garudayaksa FC Hajar FC Bekasi City Dengan Skor Telak 4-0 Tanpa Balas. Foto/mak
HeadlineOlahraga

Gasak PSS Sleman 4-3, Garudayaksa FC Juara Championship Liga 2 2025/2026

Ekonomi
Viral Razia Rokok Ilegal di Warung Tegal, Bea Cukai Sebut Sesuai Prosedur
09 May 2026, 21:01
Ekonomi
Jelang Berangkat Haji, Menkeu Purbaya Pimpin Sidang Debottlenecking Percepatan Proyek Energi Terbarukan
10 May 2026, 10:28
Nasional
Pemerintah Prioritaskan Pengakuan dan Perlindungan Hak Tanah Ulayat di Indonesia
09 May 2026, 21:38
Nasional
Instruksikan Revisi Regulasi Internship Kedokteran, Menkes: Berlaku Segera!
10 May 2026, 11:27
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?