Pada kesempatan tersebut, Plt. Direktur Pengelola Koleksi Ilmiah, Ratih Damayanti menyampaikan bahwa sebagai koleksi hidup, kebun raya merupakan amanah dari Instruksi Presiden Nomor 1 tahun 2023 tentang Pengarusutamaan Pelestarian Keanekaragaman Hayati dalam Pembangunan Berkelanjutan dimana salah satunya BRIN bertugas untuk melakukan pengelolaan keanekaragaman hayati sebagai aset nasional dalam bentuk depositori dan repositori spesimen untuk pemanfaatan yang berkelanjutan serta memberikan bantuan teknis dalam bentuk pelatihan dan konsultasi yang berkaitan dengan penelitian dan pengembangan di bidang pengelolaan dan pemanfaatan keanekaragaman hayati.
“Pemberian edukasi terhadap adik-adik pelajar merupakan langkah kongkrit yang sangat tepat karena pelajar merupakan generasi masa depan yang diharapkan untuk dapat terus menjaga kekayaan negara Indonesia,” kata Ratih, dilansir dalam laman BRIN di Jakarta, baru-baru ini.
Selain itu, Ratih juga menambahkan bahwa pelajar yang memiliki ilmu mengenai tumbuhan, mengetahui peran besar tumbuhan untuk kehidupan mahluk hidup lain, dan cara memperlakukan tumbuhan maka mereka akan dapat meneruskan estafet dalam mengelola kelestarian keanekaragaman hayati nusantara. Ratih berharap dari edukasi dini ini akan lahir taxonomist dan conversionist masa depan yang menjadi tumpuan bangsa.
