IPOL.ID – Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) menggelar Youth Day Out di Taman Wisata Alam Mangrove Angke Kapuk, Jakarta Utara, untuk mendorong keterlibatan generasi muda dalam menjaga keanekaragaman hayati dan ekosistem pesisir. Kegiatan ini merupakan rangkaian Hari Keanekaragaman Hayati Internasional 2026 setelah puncak peringatan digelar di Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) sehari sebelumnya.
Direktur Konservasi Keanekaragaman Hayati KLH/BPLH, Inge Retnowati, menjelaskan bahwa pemilihan ekosistem mangrove sebagai lokasi kegiatan memiliki makna penting karena mangrove merupakan salah satu benteng utama perlindungan pesisir sekaligus bagian dari kekayaan hayati Indonesia yang memiliki manfaat besar bagi lingkungan.
“Ekosistem mangrove memiliki fungsi krusial bagi keberlanjutan lingkungan. Menjaganya tidak bisa sendiri, kita perlu bekerja bersama mulai dari hal kecil, dari diri sendiri, dan dari sekarang. Generasi muda adalah agen utama untuk menyebarluaskan informasi ini,” ujar Inge.
