“Pertama anak-anak senang melihat uang baru, kedua lebaran. Anak-anak juga senang kalau dikasih uang baru, beda. Nilai tukarnya sama, tapi dilihatnya lebih senang uang baru,” ungkap Anwar.
Bank Indonesia juga menyatakan layanan penukaran uang pecahan menggunakan mobil keliling akan diselenggarakan hingga menjelang Idul Fitri 1444 Hijriah.
Sementara itu, Deputi Kepala Perwakilan BI DKI Jakarta, Suharman Tabrani menjelaskan, layanan ini sengaja untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Idul Fitri 1444 Hijriah.
“Kami imbau kepada masyarakat tetap berhati-hati bagaimana memperlakukan uang. Jangan dilipat atau distaples. Ini adalah simbol kedaulatan negara dari mata uang rupiah,” tutup Suharman. (Joesvicar Iqbal)
