Lebih lanjut Wiwid mengatakan, dari hasil pemantauan tim BKSDA Kalimantan Barat Seksi Konservasi Wilayah I Ketapang, Orangutan betina ini mampu beradaptasi dengan habitat barunya.
Kondisi ini ditunjukkan dari perilaku orang utan yang langsung beraktifitas makan daun dari pohon yang ada di kawasan Hutan Nipah Kuning.
“Dengan dilakukan pelepasliaran orang utan itu kita dapat belajar bahwa sudah saatnya kita harus mulai hidup berdampingan dengan makhluk hidup khususnya satwa liar. Karena bagaimanapun, satwa liar juga memerlukan rumah sebagai tempat tinggal yang aman tanpa adanya gangguan,” tutup Kepala BNSDA Kalimantan Barat. (timur)
