
Menteri Trenggono juga mendorong agar perencanaan maupun pemanfaatan Pulau Cemara tersebut dapat dilaksanakan sebagai tempat wisata, menginap, kuliner, snorkeling, diving, dan sebagainya. Untuk itu, lanjutnya, perlu menggandeng pihak mitra untuk mengelolanya, melengkapi sarana dan parasarananya, membangun dermaga, dan sebagainya.
“Kalau dibuat resort, bikin wisata yang spesifik buat keluarga. Jangan lupa harus ada snorkling-nya juga, termasuk restoran sea food” tambah Menteri Trenggono.
Pada kesempatan tersebut, Kepala Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM) KKP I Nyoman Radiarta menyampaikan kepada Menteri Trenggono, Pulau Cemara dikelola oleh Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (BPPP) Tegal di bawah Pusat Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (Puslatluh KP) BRSDM. Nyoman menyampaikan, BPPP Tegal sudah berstatus Badan Layanan Umum (BLU) yang saat ini juga bersama mitra tengah mengelola Aquarium Indonesia di Pangandaran, Jawa Barat.
