Sejalan dengan program pemerintah Indonesia dalam mewujudkan digitalisasi Indonesia, Telkom sebagai motor utama penggerak digitalisasi secara konsisten berkontribusi mewujudkan ekosistem digital Indonesia. Hal serupa pernah disinggung oleh Menteri BUMN RI, Erick Thohir yang menyampaikan, “Bangsa Indonesia harus bisa membuktikan kepada bangsa-bangsa di dunia bahwa kita punya ekosistem sendiri. Telkom sebagai perusahaan telekomunikasi digital yang berperan sebagai salah satu tulang punggung digitalisasi Indonesia harus selalu berinovasi dan berkolaborasi untuk dapat mewujudkan ekosistem digital yang merata di masa depan.”
Hingga akhir tahun 2022, Telkom juga telah menggelar 173.266 km serat optik yang menghubungkan 501 Ibukota Kabupaten Kota (IKK). Selain itu, Telkom juga didukung infrastruktur satelit Telkom-3S dan satelit Merah Putih dengan total 109 transponder, 265.194 Base Transceiver Station (BTS) Telkomsel dengan jangkauan mencapai 99% populasi Indonesia, serta 40.588 tower di mana lebih dari 35.000 di antaranya berada di bawah kepemilikan Mitratel sebagai salah satu anak usaha Telkom. Tak hanya infrastruktur digital, Telkom juga terus mengembangkan platform digitalnya dengan menghadirkan 28 data center yang terdiri dari data center domestik dan internasional, serta berbagai platform lainnya seperti cloud, keamanan siber, dan IOT. Berbagai layanan digital dengan teknologi terbarukan turut Telkom sediakan guna menyukseskan terwujudnya ekosistem digital Indonesia.
