Dijelaskannya, bus masih tetap bisa bergerak ke depan lantaran keadaan medan parkir yang miring. Ditambah kontur tanah gembur alias tak padat.
Dikatakan, tambahan beban penumpang yang menaiki bus membuat pengganjal roda amblas. Imbasnya, roda belakang berputar secara perlahan.
Sayangnya tidak ada sopir di ruang kemudi. Ini membuat tak ada yang mengetahui jika bus bergerak perlahan maju hingga meluncur terjun ke sungai. (ahmad)
