Ia mengatakan, nantinya BPVP Banyuwangi memiliki peningkatan kapasitas latih di kejuruan pariwisata dan kejuruan teknis las yang berkualifikasi Eropa.
“Kami berharap BPVP Banyuwangi menjadi center of excellence untuk pengembangan kejuruan pariwisata dan teknik las, sehingga dapat memberikan kontribusi penting bagi masyarakat sekitar BPVP Banyuwangi khususnya dan masyarakat Indonesia umumnya,” ucapnya.
Duta Besar Pemerintah Austria yang diwakili Konselor Komersial, Sigmund Nemeti menyampaikan rasa bahagiannya atas diselenggarakannya peletakkan batu pertama pengembangan BPVP Banyuwangi.
“Ini merupakan kerja sama antara Kementerian Ketenagakerjaan dan Pemerintah Austria dalam mengembangkan pusat pelatihan vokasi mengenai pariwisata dan teknik las,” kata Nemeti.
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan Kesepakatan Bersama antara BPVP Banyuwangi dan PT Industri Kereta Api (INKA) tentang Peningkatan Kompetensi Sumber Daya Manusia melalui Penyelenggaraan Pelatihan Vokasi. (ahmad)
