
Perbedaan yang amat mencolok yaitu pada red spotted pearl, mutiara merah bertaburan dengan mencolok pada tubuhnya. namun pada arowana jardini di mutiara di badannya tidak semencolok arowana red spotted pearl dari Australia.
Seperti arwana pada umumnya, sebagai ikan predator arwana jardini dapat tumbuh hingga 1 meter dengan berat maksimal sekitar 17kg. Di Australia, arwana jardini sering menjadi target untuk memancing karena kesukaannya suka memakan beragam umpan tiruan (artificial bait).
Ikan yang mampu hidup hingga 12 tahun ini cukup digemari di Indonesia, dan penjualan ikan arwana jardini sama banyaknya dengan penjualan ikan arwana silver. Arwana jenis ini masih belum banyak di budidayakan kareana kiriman dari Papua masih mengalir deras.
Ikan hasil tangkapan alam ini sebaiknya mulai di budidayakan untuk menjaga kelestariannya. Mengingat kesuksesan ikan arwana silver yang berasal dari sungai Amazon di pasaran Indonesia, tentu ikan arwana asli Indonesia akan lebih meraup sukses di pasar lokalnya sendiri.
