Kesepakatan dengan pemilik kios di Kandang Pejagalan Dharma Jaya dapat terjadi karena meski secara tempat dimiliki Pemprov DKI Jakarta, tapi kandang disewa perorangan.
Mereka sepakat libur selama empat hari sebagai bentuk protes kepada peternak ayam karena harga ayam potong sejak bulan Maret 2023 atau sebelum memasuki puasa, hingga kini terus melonjak.
“Kita bukan ormas, kita paguyuban. Semua yang kita ajak untuk bersama-sama libur itu pedagang murni, pengecer ayam di pasar. Kenapa libur, karena (harga) ayam sangat tinggi,” jelas Sumanto.
Ajakan agar pemilik pangkalan ayam dan tempat pejagalan ayam ikut tidak beroperasi sebagai bentuk solidaritas. Karena antara pengecer dengan pangkalan dan tempat jagal saling membutuhkan.
Sumanto mengungkapkan, alasan seruan libur operasi selama tanggal 27 dan 30 Juni 2023, karena pada momen Idul Adha selalu terjadi lonjakan pembelian ayam potong di pasaran.
Sehingga Paguyuban Pengecer Ayam Pulogadung melakukan aksi mogok bersama sebagai bentuk protes kepada peternak ayam dan Pemerintah atas mahalnya harga ayam.
