Penghargaan Kecelakaan Nihil diserahkan oleh Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah. dan diterima oleh Lai Chaosen, Vice President, Delivery & Service, Huawei Indonesia. Huawei telah menyelesaikan total 19.412.620 jam kerja sejak periode 1 Januari 2014 hingga 31 Desember 2022. Selama periode tersebut tak ada satu pun kecelakaan atau infeksi yang terjadi di lingkungan kerja Huawei.
Kesolidan tim K3 Huawei mengelola norma keselamatan kerja berbasis TIK patut diapresiasi. Keterlibatan kecerdasan artifisial (AI), yang dapat melacak, mengumpulkan, dan menampilkan jutaan data mengenai kesehatan dan keselamatan tempat kerja di seluruh proyek yang ditangani di Indonesia dapat berlangsung secara real time.
Para pekerja Huawei juga dibekali dengan aplikasi seluler, pelindung kepala pintar, pendeteksi lokasi pintar dan berbagai perangkat digital lain untuk membantu pemantauan terkait data. AI akan mendeteksi ketidakpatuhan dan akan mengirimkan peringatan dini ke pusat pemantauan.
Selain keselamatan kerja, Huawei juga menjadi perusahaan TIK global pertama yang mendapatkan anugerah tertinggi kategori platinum untuk pencegahan dan penanggulangan Covid-19 dari Kemnaker. Huawei berhasil melewati proses audit ketat dari Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi Provinsi DKI Jakarta dan mampu memenuhi 13 indikator audit persyaratan dan mendapatkan nilai memuaskan.
