Begitu pula dalam simulasi tujuh nama, Erick Thohir 21,2 persen paling banyak dipilih sebagai calon Wakil Presiden, baru kemudian Ridwan Kamil 19,6 persen, Sandiaga 17,5 persen, AHY 10,8 persen, Khofifah 6,4 persen, Airlangga 5,7 persen, dan KH Nasaruddin Umar 1,6 persen. Sisa 17,1 persen belum menunjukkan pilihannya.
Unggul dalam Simulasi Berpasangan
Sedangkan untuk simulasi berpasangan, lagi-lagi nama Erick Thohir selalu teratas bila disandingkan dengan nama-nama calon presiden lainnya. Pasangan Prabowo-Erick unggul 34,8 persen dari simulasi pasangan Ganjar Pranowo-Ridwan Kamil (34 persen), dan Anies Baswedan – Agus Harimurti Yudhoyono (19,7 persen). Sisa 11,5 persen tidak menjawab.
Pun, ketika Erick Thohir disandingkan dengan Ganjar Pranowo. Nama ini unggul dari pasangan Prabowo Subianto-Muhaimin Iskandar dan Anies Baswedan-Khofifah Indar Parawansa. “Ganjar-Erick Thohir 34 persen unggul atas Prabowo-Muhaimin 30,7 persen, sementara Anies-Khofifah 21 persen. Sekitar 14,2 persen belum menunjukkan pilihannya,” kata Direktur Eksekutif LSI.
