Selain itu, Heru juga mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan pengurangan emisi karbon. Pengurangan emisi karbon ini dilakukan dengan berbagai cara, seperti penggunaan kendaraan listrik, penanaman pohon, dan penggunaan energi terbarukan.
Program peninggian tanggul pantai dan rencana pembangunan ‘giant sea wall’ juga dapat menjadi bukti konkret dalam menjaga ketahanan wilayah pantai Jakarta dari efek perubahan iklim.
“Kami ingin KTT ASEAN menjadi acara yang ramah lingkungan,” kata Heru.
Heru juga mengonfirmasi rencana pemerintah yang telah mengatur penggunaan mobil listrik bagi delegasi KTT. Menurutnya hal ini menjadi langkah nyata Indonesia dalam mendukung upaya penurunan emisi karbon.
Dengan komitmen kuat dari pemerintah DKI Jakarta, semangat persiapan menyambut KTT ASEAN semakin terasa. Jakarta siap menjadi tuan rumah yang baik dan memberikan pengalaman istimewa kepada seluruh delegasi ASEAN yang hadir. (tim)
