IFFINA 2023 bertujuan untuk mendukung pengembangan industri mebel dan kerajinan Indonesia berkelas dunia, dengan menciptakan ekosistem industri mebel dan kerajinan yang yang sesuai dengan potensi nasional dan kebutuhan ekspor.
Rantai pasok yang kuat dan terintegrasi merupakan salah satu kata kunci untuk mendukung pengembangan industri mebel dan kerajinan Indonesia. Industri mebel dan kerajinan merupakan industri yang PDB-nya terus tumbuh sejak 6 tahun terakhir.
Selain itu, pasar mebel dunia adalah pasar yang sangat potential bagi Indonesia. Pada tahun 2022 saja, pasar mebel dunia berhasil mencatat pendapatan secara global sebesar USD695 miliar dan diprediksi meningkat menjadi USD766 miliar pada akhir tahun 2023.
Namun, Jika dibandingkan dengan Indonesia, Industri mebel nasional saat ini baru bisa mencatatkan pendapatan sebesar USD 2.8 miliar pada tahun 2022 yang secara peringkat global menempati urutan ke 17 dunia dan ke 4 di regional Asia, masih dibawah China, Vietnam dan Malaysia.
Ketua Umum ASMINDO, Dedy Rochimat menyampaikan bahwa, “ASMINDO berterima kasih atas dukungan pemerintah dan pihak terkait lainnya yang telah berkomitmen dalam upaya pemulihan kondisi perekonomian Indonesia melalui kegiatan pameran skala Internasional seperti IFFINA.”
