Saat ini pun di lokasi huntap Tondo 2 masih ada area untuk pembangunan 160 unit huntap yang dalam gugatan dari warga sekitar.
Permasalahan lain terkait lahan yang disediakan oleh pemerintah daerah ada yang berada di lokasi pelosok yang belum memiliki akses jalan masuk untuk membawa material pembangunan huntap. Sedangkan untuk membuka akses jalan ke lokasi tersebut membutuhkan biaya tiga hingga empat kali lebih mahal dari nilai bangunan rumah.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Hunian Tetap, Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Sulawesi II, Kementerian PUPR, Zulfahmi mengungkapkan pihaknya terus melakukan upaya untuk percepatan penyelesaian hunian tetap yang diharapkan dapat rampung pembangunannya pada akhir tahun 2023 ini sehingga kegiatan penghunian dapat dimulai pada awal tahun 2024.
“Sampai saat ini memang kami masih berusaha melakukan percepatan-percepatan penyelesaian pekerjaan. Meskipun memang saya akui kita ada agak tidak selancar yang kita harapkan ternyata. Tapi mudah-mudahan seperti tadi yang saya sampaikan target penghunian kita di Januari,” kata Zulfahmi.
