Nantinya, terkait lokasi pemakaman jenazah RA, Alfian menyebut belum mengetahui pasti karena masih menunggu informasi lebih lanjut dari pihak keluarga besar almarhum.
Alfian hanya menyebut pihaknya berharap jajaran Unit Reskrim Polsek Koja dan Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara cepat menangkap pelaku pengeroyokan mengakibatkan RA tewas.
“Karena pelakunya sisa satu (yang belum tertangkap) semoga tertangkap ya,” harap Alfian.
Sementara, ditanyakan terkait berapa luka tusuk pada tubuh korban, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Iver Son Manossoh mengatakan, pihaknya masih menunggu hasil Visum dokter (RS Polri Kramat Jati).
“Kami masih menunggu hasil Visum dokter ya, namun kini pelaku sudah ditangkap, dua pelaku ditangkap,” ujar Iver Son dikonfirmasi ipol.id.
Sebelumnya, kawanan gangster bersenjata tajam membacok dua pemuda di Jalan Langsat, Kelurahan Lagoa, Kecamatan Koja, Jakarta Utara pada Rabu (6/9) dini hari.
Diduga penganiayaan tersebut dipicu karena kelompok pelaku tidak terima sewaktu ditegur kedua korban karena suara knalpot sepeda motor dikemudikan pelaku berisik sehingga menganggu warga.

