Lebih lanjut, Anwar menerangkan, pihaknya bakal terus menggandeng seluruh stakeholder di wilayahnya untuk bersama-sama menghijaukan Jakarta Timur.
Dirinya juga meminta seluruh warganya agar menggiatkan penghijauan produktif dalam pemanfaatan ruang atau lahan yang dijadikan untuk pertanian perkotaan atau urban farming.
Sebab, keberadaan tanaman produktif mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk penanggulangan stunting.
“Jadi apa yang sudah kami berikan ini yaitu penghijauan harus dirawat baik, jika mati menjadi tanggungjawab pemangku setempat, camat, lurah, dan Pengelola RPTRA, kepala sekolah, UPT Rusun, jika mati harus mengganti 10 pohon,” tegas Anwar.
Sementara itu, Wadandenma Kostrad, Letkol Inf Harry Eko Sutrisno mengharapkan, hasil dari aksi penanaman yang dilakukan nantinya dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dan menambah Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Jakarta.
Menurutnya, ketersediaan lingkungan yang asri dan buah itu bisa menjadi sumber gizi untuk mengatasi persoalan stunting.
