“Seharusnya dia (diduga tokoh agama pelaku penyerangan) kan bisa kasih contoh yang baik ke anak-anak muda. Kemarin yang diamankan ada usia pemuda juga,” ungkap Harto.
Rinciannya satu pelaku berusia 16 tahun, dua orang usia 17 tahun, satu orang 18 tahun, satu orang usia 22 tahun, satu orang usia 23 tahun, satu berusia 27 tahun, dan satu usia 37 tahun.
Seluruh pelaku kini masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut atas ulah penyerangan dan perusakan mobil, warung kelontong, serta fasilitas umum di wilayah RW 13.
“Untung pas penyerangan kemarin enggak ada korban, karena warga RW 13 enggak ada yang keluar pas mereka mancing untuk tawuran. Hanya perusakan karena enggak lawan,” tukas Harto.
Sebelumnya, permukiman warga RW 13, Cipinang Besar Utara, Jatinegara, diserang kelompok bersenjata tajam beranggotakan sekitar 20 orang pada Selasa (7/11) malam.
Para pelaku awalnya melontarkan petasan ke wilayah RW 13 untuk memancing warga keluar lalu melakukan tawuran. Namun karena tak digubris mereka beralih melakukan perusakan kaca mobil warga pecah, warung rusak, dan pelang larangan membuang sampah yang dipasang Pemkot Jakarta Timur di Jalan Prumpung Turunan RW 13 juga dirusak. (Joesvicar Iqbal)
