Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Dokter di Jerman Mogok Protes Kelebihan Beban Kerja
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Internasional > Dokter di Jerman Mogok Protes Kelebihan Beban Kerja
Internasional

Dokter di Jerman Mogok Protes Kelebihan Beban Kerja

Farih
Farih Published 28 Dec 2023, 21:15
Share
2 Min Read
dokter
Ilustrasi. Foto: X @berlinerzeitung
SHARE

IPOL.ID – Ribuan kantor dokter di seluruh Jerman bakal tetap tutup selama sepekan antara Natal dan Tahun Baru menyusul rencana aksi mogok disaat penyakit pernapasan di negara tersebut meningkat.

“Di mana pun Anda melihat, hampir semua tempat praktik dokter saat ini mengalami kelebihan beban kerja,” kata Dirk Heinrich, ketua federal asosiasi Virchowbund, saat aksi mogok kerja itu diumumkan seminggu yang lalu, dilansir Xinhua.

Virchowbund mewakili kepentingan semua dokter yang terdaftar dan dokter rawat jalan di negara tersebut.

Jerman mengalami gelombang penyakit pernapasan pada bulan Desember, dengan jumlah pasien yang terserang flu dan khususnya virus syncytial respiratory (RSV) yang terus meningkat.

Menurut data dari Robert Koch Institute (RKI) untuk penyakit menular, satu dari sepuluh orang di negara itu telah sakit sebelum Natal.

Jumlah infeksi Covid-19 di Jerman juga meningkat, dengan manula sebagai kelompok yang paling terdampak. Dari hampir sembilan juta infeksi virus baru-baru ini, satu dari tiga disebabkan oleh sub-varian SARS-CoV-2, demikian data RKI menunjukkan.

“Tidak dapat dimengerti bahwa ada seruan untuk menutup praktik di saat banyak orang sakit,” Eugen Brysch, ketua Yayasan Jerman untuk Hak-hak Pasien, mengkritik rencana tersebut.

Dia memingatkan pemogokan para dokter itu terutama akan berdampak pada orangtua dan orang yang rentan.

Namun, Virchowbund berpendapat bahwa kekurangan dana yang sistematis memperparah kekurangan dokter spesialis dalam praktik medis.

Menurut sebuah studi terbaru oleh PwC (Jerman), kekurangan tenaga kesehatan terampil di negara ini dapat meningkat menjadi 1,8 juta pada tahun 2035.

Banyak yang ingin beralih pekerjaan, sementara hanya satu dari tiga dokter yang berharap untuk tetap berprofesi sebagai dokter hingga pensiun.

“Tuntutan profesi medis sudah diketahui dengan baik, tidak perlu dipaparkan lagi,” kata Menteri Kesehatan Karl Lauterbach kepada lembaga penyiaran publik RBB, dengan menunjukkan bahwa sebuah reformasi terus dilakukan. (far)

GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article bawas Bawaslu Sebut Ada Dugaan Pelanggaran Pengiriman Surat Suara di Taipei
Next Article WhatsApp Image 2023 12 28 at 21.11.01 Kantor Pertanahan Jakarta Selatan Bakal Menuju Wilayah Bebas Korupsi, Ini Upaya yang Dilakukan

TERPOPULER

TERPOPULER
IMG 20260507 WA0056
Jakarta Raya

Ahli Waris Petugas PPSU Terima Santunan JKK, Bukti Perlindungan Negara untuk Pekerja

Ekonomi
Peringati Hari Buruh Internasional, Serikat Pekerja Pegadaian Makassar Gelar Pekan Olahraga dan Seni
07 May 2026, 10:32
HeadlineJabodetabek
Viral Video Fasilitas Perpustakaan UI, Banyak Ember di Dalam Ruangan
07 May 2026, 10:53
Telkom
Bumi Berseru Fest 2025: Telkom Apresiasi 17 Inovator Lingkungan Terbaik
07 May 2026, 14:25
Headline
Bawa Maung ke Filipina, Prabowo Tiba di Cebu untuk KTT ke-48 ASEAN
07 May 2026, 19:19
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?