IPOL.ID- Penampilan capres nomor urut II, Prabowo Subianto berpenampilan berbeda dalam debat capres pertama yang digelar di Gedung KPU RI, Selasa (12/12) malam.
Prabowo yang identik dengan kegarangannya, dalam debat justru mempertontonkan gestur santai dan menonjolkan komunikasi yang ceplas-ceplos.
Praktisi hukum Khairil Hamzah melihat karakter kepemimpinan calon presiden (capres) nomor urut 2, Prabowo Subianto sebagai orang lapangan dan pekerja keras, bukan jualan permainan kata-kata dan retorika.
Sehingga dalam penyampaian diskusi di acara Debat Pilpres 2024 yang digelar KPU, Selasa (12/12/20243) malam, Prabowo lebih suka bicara ceplas ceplos, egaliter, apa adanya, tulus, dan tidak ingin bermain retorika di awang-awang seperti capres lainnya.
“Prabowo tak ingin memimpin hanya mengandalkan jualan permainan kata-kata atau retorika. Cenderung mengobral janji penegakan hukum, keadilan, pemberantasan korupsi, tapi pada kenyataanya hanya indah di kata-kata (lips service) tapi tidak bisa menjalankan atau sesuai kenyataan,” ujar Wakil Ketua Umum Sedulur Jokowi itu.
