Ia mencontohkan saat Prabowo menjawab soal perlindungan Hak Asasi Manusia (HAM) di konflik Papua. Menurutnya, Prabowo melihat masalah Papua rumit dan kompleks karena disana ditunggangi kepentingan global yang mengancam disintegrasi bangsa.
Namun, sambungnya lagi dengan jiwa kenegarawanan yang dimiliki Prabowo. Dalam penyelesaian konflik, solusi yang ditawarkan lebih mengutamakan perlindungan keamanan warga Papua, warga sipil, perempuan dan anak-anak yang tidak tahu menahu mengenai konflik dari ancaman serangan dari kelompok teroris separatis.
“Saya melihat apa yang dipaparkan Pak Prabowo dalam hal menjawab soal penegakan HAM di Papua sudah benar, bahwa penuntasan kasus Papua bukan hanya sekadar dengan cara berpidato berbusa-busa soal isu Papua, hanya dialog atau bisanya cuma bicara atau melontarkan kritik dan wacana keadilan,” ujarnya.
Padahal, lanjut Khairil, masalah di Papua sangat rumit dan kompleks butuh penanganan khusus. “Karena disana ada kepentingan global atas sumber kekayaan alam, ada geopolitik, ada gerakan separatis yang ingin lepas dari NKRI, Prabowo lebih suka berpandangan ingin mempertahankan kedaulatan rakyat dan NKRI,”beber Khairil.h
