Menparekraf Sandiaga menjelaskan UNWTO akan melakukan kunjungan secara resmi dan memaparkan hasilnya dalam UNWTO Gastronomy Tourism Development yang akan dilaksanakan di Bali, pada pertengahan Desember ini.
“Salah satu wacana yang akan digaungkan dalam UNWTO Gastronomy Tourism Development adalah pembentukan ‘Gastronomy Tourism Club’,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Gianyar Pande Putu Ayu Sri Ratnawati menjelaskan dengan beragam makanan dan kuliner lokal di Ubud, pihaknya berharap Ubud akan semakin dikenal dengan keasriannya.
“Sudah terbentuk tim kerja gastronomi yang akan menindaklanjuti hal tersebut. Makanan yang ada di Ubud mulai dari sarapan, makan siang, hingga makan malam akan menjadi percontohan dunia, juga kuliner tradisional yang akan dikemas secara sehat,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, hadir bersama Menparekraf Sandiaga Uno baik secara online ataupun offline para pejabat Eselon I dan II di lingkungan Kemenparekraf/Baparekraf. (tim)
