Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Usulan Debat Berbahasa Asing Bukti Rendahkan Bahasa Nasional
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Headline > Usulan Debat Berbahasa Asing Bukti Rendahkan Bahasa Nasional
Headline

Usulan Debat Berbahasa Asing Bukti Rendahkan Bahasa Nasional

Farih
Farih Published 08 Dec 2023, 16:50
Share
1 Min Read
Snapinsta.app 406114033 18260573152206125 3392159406191168870 n 1080
Tiga pasangan capres-cawapres menandatangi Deklarasi Kampanye Pemilu Damai di kantor KPU, Senin (27/11/2023). Foto: dok. KPU
SHARE

IPOL.ID – Gagasan penyelenggaraan debat capres-cawapres berbahasa asing, menjadi bukti tidak memahami esensi dari perdebatan kandidat. Sekaligus pelecehan marwah bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional.

“Debat capres itu untuk mengetahui kedalaman terhadap masalah dan solusi. Bukan penguasaan bahasa asing,” ujar peneliti kebijakan publik, IDP-LP Riko Noviantoro, Jumat (8/12).

Menurutnya gagasan berbahasa asing dalam debat mendegradasi identitas bangsa. Apalagi debat ini diperuntukkan bagi masyarakat Indonesia, tidak ada urusan dgn masyarakat luar.

Tentu saja, lanjut Riko tidak ada korelasi berbahasa asing dalam debat. Bahkan bisa menjadi salah tafsir dan pemahaman publik. Sehingga memperburuk kualitas demokrasi.

“Debat ini bukan forum internasional. Jadi ide debat capres berbahasa asing sebagai gagasan ngawur,” imbuhnya.

Selain itu pula, esensi debat lebih melihat kandidat menjabarkan masalah bangsa. Sekaligus menunjukan strategi penyelesaian nya. Artinya mengetahui kedalman kandidat terhadap persoaln kekininan dan harapannya.

Debat bebahasa asing, lanjut Riko lebih tepat pada forum internasional. Pada momen itu memang audiennya tidak memahami bahasa Indonesia, pantas untuk bebahasa asing.

“Kok bisa ada ide sepeti ini. Pihak yabg usulkan sudha pasti berjiwa kerdil dan malu sebagai bangsa Indonesia,” tegasnya. (far)

GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: bahasa nasional, debat, debat bahasa asing
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article 025d2e0d 2fd5 4555 9ff1 41fffb1a1e96 Akselerasi SDM Unggul untuk Indonesia Emas Melalui Pendidikan Vokasi dan Pendidikan Tinggi
Next Article 500c915b c7b2 4cd6 8f84 89aadb8dfd33 Lanjutkan Sidang Etik Firli, Dewas KPK Siap Usut Dugaan 3 Pelanggaran

TERPOPULER

TERPOPULER
IMG 20260524 WA0088
HeadlineNews

Ramalan Zodiak Pekan Ini 24–31 Mei 2026: Ada Kabar Mengejutkan soal Cinta dan Rezeki

Olahraga
Hydroplus Soccer League Surabaya 2026: Tigers Football Academy dan Arema FC Women Berbagi Gelar di Dua Kategori Umur
24 May 2026, 08:43
HeadlineOlahraga
Meski kalah di Markas Valencia, Barca Tetap Juara La Liga
24 May 2026, 07:25
News
RSC-WSC Gelar Temu Kangen: Edukasi Lawan Love Scam
24 May 2026, 13:15
Jakarta Raya
Kejar 20 Target Ranperda Pada 2026, Bapemperda Geber Pembahasan di Triwulan II
24 May 2026, 13:24
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?