“Peringatan maulid di Gorontalo sendiri diperingati oleh seluruh daerah tapi di Bongo ini memang terkenal dengan yang paling terbesar dan meriah,” ucap Rifli yang hadir saat proses doa di masjid.
“Momentum perayaan maulid nabi Muhammad SAW adalah momentum kita untuk meneladani sifat kenabian beliau. Hari ini buktinya yang hadir ratusan orang bukan cuma dari Gorontalo, tadi saya tanya ada dari Sulawesi Tengah dan Sulawesi Utara. Tentu ini semakin menjadikan Bongo adalah pusat wisata religi di Gorontalo,” tambahnya.
Daya tarik Festival Walima terletak pada arakan arakan tolangga ke masjid. Bentuknya yang unik dan banyaknya tolangga yang dibuat menjadi momen penting yang wajib diabadikan pengunjung setiap setahun sekali.
Warga dari luar kampung juga bisa mencicipi kolombengi dengan bertamu di rumah rumah warga. Rasa kolombengi yang manis dengan tekstur yang lembut menjadi kudapan yang pas dipasangkan dengan teh atau kopi panas.
Selain melestarikan tradisi walima dengan baik, Desa Bongo punya tiga daya tarik destinasi wisata. Di bagian timur ada Pantai Dulanga, di atas bukit desa dibangun masjid Walima Emas serta Taman Bubohu di tengah desa.
