Tim saat ini telah bekerja sama dengan industri farmasi dan pemerintah untuk membuat obat herbal nano theaflavin teh menjadi obat berbentuk kapsul. Semoga dalam waktu dekat bisa komersialisasi produk di industri melalui riset komersial, sehingga hasil riset ini bisa bermanfaat untuk masyarakat khususnya orang-orang yang berjuang untuk sembuh dari penyakit,” tutup Endy.
Sebagai informasi, Endy selama setahun ini (2023), telah menghasilkan 6 paten granted, 36 hak cipta dan 5 publikasi di jurnal internasional bereputasi. Paten granted tahun 2023 meliputi invensi dengan no IDP000089506, IDS000006687, IDS000005812, IDS000006334, IDS000005465 dan no IDS000005673. Paten dengan no IDS000005673 saat ini sedang diujicobakan di industri Teh Hijau PPTK Gambung Bandung. Sedangkan Paten no IDS000005465 dengan judul invensi “Proses Pengeringan Manisan Nanas Rumput Laut menggunakan Pengering Multi Rak dengan Adsorpsi Zeolit” telah dimanfaatkan oleh masyarakat khususnya di daerah Pemalang.
Bidang kajian dan inovasi yang dihasilkan oleh Endy yang juga sebagai ketua program studi Teknologi Rekayasa Kimia Industri (TRKI) Sekolah Vokasi Undip berupa pengembangan proses. Endy mengawali karya inovasinya ketika tahun 2012 dipercaya oleh DP2M-DIKTI sebagai Dosen Pembimbing PIMNAS XXV di Yogyakarta dan PIMNAS XXVI di Lombok (2013).
