IPOL.ID – Semua orang berkesempatan untuk maju. Kuncinya adalah kemauan dan kerja keras dan hal ini dibuktikan oleh Mukhamad Ngainul Malawani (31).
Mukhamad Ngainul Malawani merupakan salah satu di antara 836 lulusan program pascasarjana UGM yang diwisuda pada akhir Januari lau di Grha Sabha Pramana.
Ngainul, demikian ia akrab disapa, berhasil meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi 4,00 sekaligus berpredikat Pujian. Tidak hanya sampai di situ, ia juga dinobatkan sebagai wisudawan dengan predikat lulusan tercepat karena berhasil meraih doktor dalam waktu 2 tahun 8 bulan 17 hari.
Padahal, masa studi rata-rata jenjang program S3 adalah 4 tahun 9 bulan.
Dihubungi oleh wartawan, Ngainul mengaku senang berhasil menyelesaikan doktor dengan predikat IPK tertinggi dan menjadi lulusan tercepat. Yang menarik, Ngainul tidak hanya berhasil menyelesaikan studi doktor, namun juga menyelesaikan pendidikan doktor di dua kampus yang berbeda yakni di Prodi S3 Ilmu Geografi UGM dan pendidikan doktor di University of Paris 1 Panthéon-Sorbonne.

