Didik menambahkan, Pemilu 2024 bertepatan dengan musim penghujan, untuk itu sejumlah mitigasi telah dilakukan di antaranya perbaikan sistem proteksi petir pada saluran transmisi serta kesiapan antisipasi banjir.
Kesiapan ini juga diikuti oleh kesiagaan pada 171 Gardu Induk yang tersebar di wilayah DKI Jakarta dan Banten. Selain itu, PLN juga menyiapkan 12 mobil quick response lengkap dengan peralatan kerja pemeliharaan Gardu Induk dan jaringan.
“Insya Allah jelang Pemilu 2024 ini kami persiapkan dengan baik, dan semoga tidak ada kendala dan hambatan yang cukup berarti, sehingga pelaksanaan Pemilu 2024 dapat berjalan dengan baik dan sukses,” kata Didik.
Selain itu, General Manager PLN UID Kalimantan Barat, Joice Lanny Wantania menjelaskan, bahwa pihaknya telah menyiagakan sebanyak 1.542 personil, yang terdiri dari 1.250 Petugas Layanan Teknik, 264 Pegawai, dan 28 Personil Tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB).
“Pengamanan listrik pada saat pagelaran pesta pemilu menjadi prioritas Utama PLN UID Kalbar. Diharapkan saat pelaksanaan pemilu hingga perhitungan kelistrikan andal dan lancar tidak terjadi gangguan,” ucap Joice.
