Tidak diketahui pasti jenis senjata api digunakan GSH saat kejadian, namun sepengetahuan Andika pelaku sudah lama memiliki sepucuk senjata api diduga tanpa izin resmi.
“Warna senjata api yang dipakai terlapor itu silver. Setahu saya dia enggak punya izin (kepemilikan senjata api). Dia warga sipil, bukan anggota (aparat penegak hukum),” bebernya.
Perihal motif, Andika menegaskan, dia tidak mengetahui pasti alasan GSH melakukan penembakan terhadapnya karena sebelum kejadian pelaku tidak pernah datang ke lokasi kejadian.
Namun Andika mengaku memang sudah saling kenal dan berteman dengan GSH yang merupakan mantan suami dari dua artis perempuan berinisial CK serta DL tersebut.
“Mungkin dia ada dendam sama saya, saya kurang tahu. Ini saya baru berani blow up (ngomong ke media massa) karena sebelumnya habis kejadian sempat trauma,” tukasnya.
Awak media sudah berupaya mengonfirmasi penanganan kasus yang dilaporkan korban kepada Kepala Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Armunanto Hutahean.
Namun hingga berita ditulis Armunanto urung merespon upaya konfirmasi atas laporan Andika yang teregistrasi dengan nomor STLP/B/416/II/2024/POLRES METRO JAKTIM/POLDA METRO JAYA.
