Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Pengembangan Desa Wisata Jangan Abaikan Kearifan Lokal
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Nusantara > Pengembangan Desa Wisata Jangan Abaikan Kearifan Lokal
Nusantara

Pengembangan Desa Wisata Jangan Abaikan Kearifan Lokal

Bambang
Bambang Published 22 Feb 2024, 16:20
Share
2 Min Read
Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat. Istimewa
Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat. Istimewa
SHARE

IPOL.ID-Rencana pembentukan desa wisata di sejumlah daerah di tanah air, jangan mengabaikan kearifan lokal dalam proses pengembangannya.

“Rencana pemerintah mengembangkan desa wisata di tanah air harus mendapatkan dukungan penuh, dengan proses pengembangan pariwisata, lingkungan dan budaya yang seimbang. Jangan sampai mengabaikan kearifan lokal yang ada di setiap desa wisata tersebut,” kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Kamis (22/2).

Berdasarkan catatan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dari 80.000 lebih desa di tanah air sekitar 7.500 desa dinilai memiliki potensi di sektor wisata.

Namun pada tahun 2024 Kemenparekraf berencana membentuk 6.000 desa wisata. Diharapkan desa wisata yang dibentuk itu dapat menyumbang 4,5% pendapatan domestik bruto (PDB) nasional.

Dalam pengembangan desa sebagai kawasan tujuan wisata aspek, ujar Lestari, aspek sosial dan kelestarian lingkungan desa tersebut harus menjadi perhatian serius.

Jangan sampai, tegas Rerie, sapaan akrab Lestari,
kedatangan para wisatawan ke desa-desa memberi dampak negatif dalam kehidupan masyarakat desa.

12Next Page
GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: Jangan Abaikan Kearifan Lokal, Pengembangan Desa Wisata
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article Dorong Pemerataan Infrastruktur Digital Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kemkominfo RI Gelar Sosialisasi. Foto/kominfo Dorong Pemerataan Infrastruktur Digital, Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kemkominfo RI Gelar Sosialisasi, Diikuti Perwakilan Diskominfo-SP Se-Sulampua
Next Article Gedung KPU di kawasan Jakarta Pusat .(foto dok KPU RI) KPU RI Tegaskan Persoalan Pemilu Ranah Bawaslu dan MK

TERPOPULER

TERPOPULER
Banjir di kawasan Joyotakan, Solo berwarna merah. Foto: Tangkapan layar TikTok @qofifahaisyah
Nusantara

Warga Joyotakan Solo Heboh, Air Banjir Berwarna Merah

Ekonomi
OJK Dorong Literasi Keuangan Masuk Kurikulum Sekolah
17 Apr 2026, 22:33
Olahraga
PB PABSI Gelar Kejurnas Angkat Besi Senior Pupuk Indonesia 2026, Fokus Cetak Atlet Berprestasi Dunia
17 Apr 2026, 18:43
Kriminal
Nenek di Kediri Jadi Tersangka Usai Aniaya 3 Cucu, 1 Tewas
17 Apr 2026, 21:45
Headline
Vespa Matic Terbakar di Duren Sawit, Berkas Wisuda Ikut Hangus
17 Apr 2026, 18:29
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?