Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: PM Palestina Shtayyeh Mengundurkan Diri, Ada Apa?
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Internasional > PM Palestina Shtayyeh Mengundurkan Diri, Ada Apa?
Internasional

PM Palestina Shtayyeh Mengundurkan Diri, Ada Apa?

Farih
Farih Published 26 Feb 2024, 19:25
Share
3 Min Read
Mohammad Shtayyeh
Mohammad Shtayyeh. Foto: EPA
SHARE

IPOL.ID – Perdana Menteri (PM) Palestina Mohammad Shtayyeh telah mengumumkan pengunduran diri dari pemerintahannya. Keputusan itu telah diajukan kepada Presiden Mahmoud Abbas.

Pengunduran diri Shtayyeh itu diambil karena meningkatnya kekerasan di wilayah yang diduduki dan perang di Gaza.

“Keputusan untuk mengundurkan diri diambil karena eskalasi yang belum pernah terjadi sebelumnya di Tepi Barat dan Yerusalem serta perang, genosida, dan kelaparan di Jalur Gaza,” kata Shtayyeh, yang menyerahkan pengunduran dirinya kepada Mahmoud Abbas, Senin (26/2), dilansir Aljazeera.

“Saya melihat bahwa tahap selanjutnya dan tantangannya membutuhkan pengaturan pemerintahan dan politik baru yang mempertimbangkan realitas baru di Gaza dan perlunya konsensus Palestina-Palestina yang didasarkan pada persatuan Palestina dan perluasan persatuan otoritas atas tanah Palestina,” katanya lagi.

Komentar Shtayyeh ini muncul ketika tekanan AS semakin meningkat terhadap Abbas untuk merombak Otoritas Palestina (PA) dan mulai bekerja pada struktur politik yang dapat memerintah negara Palestina setelah perang.

Namun, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam berbagai kesempatan telah menolak seruan agar PA di bawah Abbas mengambil alih kendali atas negara Palestina dan memerintah Gaza.

Pekan lalu, anggota parlemen Israel mendukung penolakan Netanyahu terhadap pengakuan sepihak atas negara Palestina.

“Knesset dengan suara mayoritas menentang upaya untuk memaksakan pendirian negara Palestina kepada kami, yang tidak hanya akan gagal membawa perdamaian tetapi juga membahayakan negara Israel,” kata Netanyahu.

Namun, Kementerian Luar Negeri Palestina mengecam pemungutan suara tersebut dan menuduh Israel menyandera hak-hak warga Palestina akibat pendudukan wilayah Palestina.

“Kementerian menegaskan kembali bahwa keanggotaan penuh Negara Palestina di Perserikatan Bangsa-Bangsa dan pengakuannya oleh negara-negara lain tidak memerlukan izin dari Netanyahu,” kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan.

Sejak penandatanganan Perjanjian Oslo pada awal 1990-an, hanya sedikit kemajuan yang telah dicapai untuk mencapai solusi dua negara.

Kekerasan di Tepi Barat yang diduduki telah meningkat secara signifikan setelah serangan Hamas pada tanggal 7 Oktober di Israel selatan yang menewaskan 1.139 orang.

Pemboman balasan Israel di Gaza telah menewaskan lebih dari 29.000 warga sipil Palestina, menurut Kementerian Kesehatan Palestina.

Para pejabat kesehatan Palestina juga mengatakan setidaknya 401 orang telah terbunuh oleh tembakan Israel di Tepi Barat yang diduduki selama periode yang sama. (far)

GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: Mohammad Shtayyeh, perdana menteri palestina
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article pestari Pemajuan Kebudayaan Nasional Harus Konsisten untuk Menjawab Tantangan Globalisasi
Next Article aa46d34c 9730 45c7 9802 578e5b5a40c8 DKI Mulai Bertahap Menata Identitas Warga Berdomisili Luar Jakarta

TERPOPULER

TERPOPULER
RM Pagi Sore. Foto: Instagram @pagisoreid
Ekonomi

Viral! RM Pagi Sore PIK Diboikot Usai Tuding Turis Malaysia Tak Bayar

HeadlineHukum
Muhadjir Effendi Penuhi Panggilan KPK, Dipeirksa Soal Menaknisme Kuota Haji Tambahan
18 May 2026, 22:00
Nasional
BNPB Laporkan Bencana Banjir hingga Tanah Longsor Masih Mendominasi di Sejumlah Daerah
18 May 2026, 20:59
Headline
2 Jurnalis Republika Ditangkap Militer Israel
19 May 2026, 07:54
HeadlineJabodetabek
Sekjen Perbati Hengky Silatang SH, Apresiasi Walikota Munjirin Hadirkan Arena Tinju di Kolong flyover Susukan-Ciracas
19 May 2026, 12:33
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?