Ifoed, sapaan akrab Muhammad Syaifudin mengatakan mengangkat tema karikatur yang diangkat, mengambil latar melihat perkembangan teknologi saat ini yang sangat pesat. “AI (Artificial Intelligence) atau kecerdasan buatan adalah teknologi yang dirancang untuk membuat sistem komputer mampu meniru kemampuan intelektual manusia. Fenomena disrupsi teknologi ini lantas menjadi pro kontra pada Masyarakat global. Hal ini menarik perhatian saya,” ujar Ifoed.

Ia menambahkan, di masa mendatang AI bisa menjadi ancaman atau sebaliknya akan banyak membantu pekerjaan manusia. Dunia kerja ke depan, dengan adanya AI tentu akan mengurangi peran manusia bekerja. Menyikapi ditengah serbuan AI di masa sekarang ini adalah kebebasan kita untuk memilih dengan tepat, menjadikan AI sebagai sahabat atau musuh. “Dengan karikatur ini kami berharap bisa memberi persepektif kritis kepada masyarakat terkait kecerdasan buatan,” lugasnya.
