Setelah lulus kuliah, pemuda pasti ingin mengabdi di tengah masyarakat namun lapangan kerja yang ada terbatas. “Peluang menjadi pegawai negeri sipil terbatas,” tuturnya.
Fadel Muhammad berharap kepada para pemuda agar berwirausaha atau menjadi pengusaha. Ditegaskan menjadi pengusaha tidak perlu berskala besar yang penting usahanya jalan dan bisa menghidupi diri sendiri dan keluarga. “Inilah yang kita harapkan dari pemuda ke depan,” tegasnya.
Menjadi wirausahawan atau pengusaha disebut semakin terbuka sebab dikatakan salah satu bank milik pemerintah siap memberikan pinjaman bunga bank yang rendah.
Dalam sosialisasi, Fadel Muhammad mendapat curhat dari kepala desa tentang banyaknya tantangan hidup petani di sana. Disebut jumlah penduduk di sana, 90 persen adalah bekerja sebagai petani. Bila ada El Nino, hasil pertanian mereka rusak. Tah hanya itu, petani di sana juga mengalami kekurangan benih.
Menanggapi hal yang demikian, pria yang menjadi Guru Besar di Universitas Brawijaya itu membandingkan saat dirinya menjadi Gubernur Gorontalo. “Dulu saya kirim benih dari Jawa ke Gorontalo”, tuturnya. Menurutnya pertanian harus menjadi tulang punggung kehidupan masyarakat. “Jangan tinggalkan sektor pertanian,” tegasnya.
