Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Anak Korban Dugaan Pencabulan Oknum Damkar Takut Bertemu Pria
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Kriminal > Anak Korban Dugaan Pencabulan Oknum Damkar Takut Bertemu Pria
Kriminal

Anak Korban Dugaan Pencabulan Oknum Damkar Takut Bertemu Pria

Farih
Farih Published 22 Mar 2024, 19:40
Share
2 Min Read
b3d298e1 10fb 4fa1 b10c 1779b9969830
Ilustrasi. Foto: Freepik
SHARE

IPOL.ID – Kasus pencabulan oknum petugas Damkar Jakarta Timur berdampak pada psikologis korban. S, 5, anak perempuan korban pencabulan ayahnya berinisial, SN alias TD masih dirundung trauma.

Sejak kasus pencabulan dialami S pada rumah TD di kawasan Cipayung terungkap pada 4 Februari 2024 lalu, hingga kini kondisi psikis korban belum pulih sepenuhnya.

Beda dengan kondisi anak-anak seusia yang umumnya ceria dan dapat bermain dengan riang. S kini justru murung dan cenderung tidak banyak berkomunikasi dengan orang lain.

“Kadang-kadang suka murung. Kemarin saya saja pas proses penyidikan di Polda dia (S) enggak mau ditanya-tanya,” ujar ibu S, PA (27) saat dikonfirmasi di Jakarta Timur, Jumat (22/3).

Perubahan psikis S menjadi pemurung ini sudah tampak sejak awal Februari 2024, atau ketika PA melaporkan kasus ke Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya.

Bahkan saat awal kejadian S selalu ketakutan bila berada dekat laki-laki, termasuk dengan sang kakek yang merupakan orang terdekat di lingkungan tempat tinggal.

Di lingkungan keluarga besar S hanya mau berada dekat dan berkomunikasi dengan adik laki-laki dari sang ibu, sementara bila bersama kerabat laki-laki lainnya dia selalu ketakutan.

“Bapak saya sempat video call sama S. Diajakin S ayo kita jalan-jalan, S mau beli apa. Bapak saya bilang begitu kan biar S ceria lagi. S bilang enggak mau, maunya sama mamah aja,” kata PA.

Sejak awal kejadian PA dan pihak keluarga memang mendapatkan informasi dari RS Polri Kramat Jati bahwa S harus menjalani serangkaian pendampingan psikologis untuk pemulihan trauma.

Pihak keluarga terus berupaya memberi dukungan moril terhadap S hingga akhirnya kini korban berangsur dapat berkomunikasi dengan laki-laki di lingkungan terdekat.

Namun intensitas komunikasi S dengan orang-orang di lingkungan terdekat belum pulih total, beda dengan sebelumnya di mana korban kerap bermain ke rumah kerabat terdekat secara intens.

“Biasanya anak saya mau datang ke rumah kakeknya sendirian, menemui omnya juga. Sekarang enggak mau, cuman kayak menyapa doang. Seperti halo kakek, enggak mau main ke rumahnya,” tutup PA. (Joesvicar Iqbal)

GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: damkar, pencabulan
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article Tennis Indonesia Putra dan Putri Indonesia di Final Tunggal Sportama Asian Tennis U-14 Jakarta
Next Article gaza 1 37 Ibu Terbunuh Tiap Hari di Gaza akibat Serangan Israel

TERPOPULER

TERPOPULER
unnp
HeadlineNusantara

Diduga Berhubungan Intim Sesama Jenis, Mahasiswa UNP Digerebek di Kos: Kampus Langsung Sanksi DO

HeadlineHukum
Dipanggil KPK, 12 Pegawai Ditjen Bea Cukai Bakal Diperiksa Kasus Korupsi Importasi
19 May 2026, 16:47
HeadlineJabodetabek
BNN Cokok 3 Kurir Sabu di Bogor, Miris Oknum TNI Terlibat Edarkan Narkotika
19 May 2026, 16:52
Jakarta Raya
Legislator PDIP Sebut Pendidikan Jadi Modal Utama Memajukan Bangsa
19 May 2026, 17:32
Olahraga
PSSI Perpanjang Pendaftaran Garuda Academy Scholarship Program Year II
19 May 2026, 18:56
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?