Kementerian PUPR selanjutnya juga akan menangani beberapa hal terkait pengoperasian Duplikasi Jembatan Kapuas I.
“Nanti kita akan memperlebar jalan terusan dari jembatan ini menjadi 4 lajur, saat ini sudah kita programkan di SBSN. Semoga tahun ini bisa kita mulai dan paling lambat tahun depan kita juga lakukan penataan simpang untuk manuver truk kontainer,” kata Hedy.
Direktur Pembangunan Jembatan, Direktorat Jenderal Bina Marga, Kementerian PUPR Budi Harimawan juga menambahkan, selain mengurangi kemacetan, Duplikasi Jembatan Kapuas I ini juga akan mengurangi beban jembatan lama yang telah beroperasi sejak tahun 1982.
“Duplikasi Jembatan Kapuas I ini dibangun dengan rangka baja, dan diselesaikan dalam waktu 570 hari dengan masa pelaksanaan Agustus 2022 – Maret 2024. Adapun kontraktor pelaksananya adalah PT Wijaya Karya,” jelas Budi.
Turut hadir mendampingi Menteri Basuki, Direktur Utama PT Wijaya Karya Agung Budi Waskito, Direktur Jenderal Bina Marga Hedy Rahadian, Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Teknologi, Industri dan Lingkungan Endra S. Atmawidjaja, Direktur Pembangunan Jembatan Budi Harimawan, dan Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Barat Handiyana. (ahmad)
