Peristiwa banjir dan tanah longsor di Bandung Barat berdampak pada sejumlah rumah warga rusak. Berdasar laporan dihimpun, sedikitnya terdapat 30 rumah rusak tertimbun tanah longsor.
Mengenai hal ini, koordinasi lanjutan juga telah dibangun dengan PVMBG dan lintas instansi terkait. Kajian terhadap kondisi struktur tanah juga menjadi pertimbangan bahwa lokasi yang dihuni warga termasuk dalam lokasi rawan bencana.
“Ini sekarang sedang proses penyiapan lahan dan pendataan warga, saya instruksikan untuk percepatan, sehingga penangananya bisa lebih optimal,” tegas Suharyanto.
Kepala BNPB juga memberikan Dana Siap pakai (DSP) untuk operasional penanganan darurat di lokasi terdampak. Total DSP yang diberikan senilai Rp550 juta. Rinciannya, 250 juta rupiah diberi kepada Bupati Bandung Barat, Rp150 juta untuk Kodim dan 150 juta rupiah untuk Polres. Hal ini akan digunakan untuk operasional guna mendukung percepatan penanganan darurat.
Selain DSP, BNPB juga memberikan dukungan bantuan berupa logistik dan peralatan. Seperti tenda pengungsi 2 set, tenda keluarga 30 unit, matras 300 lembar, selimut 300 lembar, kasur lipat 100 lembar, sembako 300 paket, hygine kit 300 unit, solar panel dua unit serta pompa Alkon lima unit. (Joesvicar Iqbal)
