Di lokasi kejadian, korban bersama kelompoknya sudah berada di TKP. “Karena korban kalah jumlah dan pihak kelompok NIR mengeluarkan petasan membuat korban dan kelompoknya kabur berlarian, namun posisi korban berada di paling belakang dan berdekatan dengan pelaku MAA yang membawa kunci shock berbentuk T,” ungkapnya.
“Pelaku MAA mengayunkan benda tersebut ke arah kepala korban sebanyak 3 kali hingga mengakibatkan kepala korban mengalami luka serius dan membuat korban terkapar tidak sadarkan diri,” sambung Gurnald.
Singkat cerita, MAA, NIR, dan kelompoknya kabur meninggalkan korban. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tak tertolong.
“Selanjutnya korban dibawa oleh teman-teman kelompoknya yang menurut informasi teman korban dengan dibantu driver ojek online yang tidak diketahui namanya ke RS Adam Thalib,” katanya. (bam)
