Tresna mengatakan, di Indonesia, penelitian mengenai material ini masih tergolong jarang sehingga sulit memenuhi kebutuhan penelitian baik dari segi peralatan maupun sumber daya manusia. Adanya program beasiswa kerja sama ini sangat membantu untuk mengelaborasi kinerja Prepreg yang sedang dikembangkan, terutama untuk eksperimen pembebanan multiaxial statik dan fatik.
Dekan FTUI, Heri Hermansyah mengapresiasi penuh terciptanya inovasi RFR-PLA. Ia mengatakan, “Kolaborasi yang melibatkan FTUI dan Université Paris Nanterre dalam pengembangan Prepreg ini memungkinkan Prof. Tresna untuk mengakses fasilitas penelitian yang mutakhir dan berkolaborasi dengan para ahli di bidangnya. Hal ini juga menjadi bukti komitmen FTUI dalam menjalin kerja sama internasional dengan universitas terkemuka di dunia yang membuka peluang untuk transfer teknologi dan pengembangan penelitian lebih lanjut yang unggul dan berdampak.”
Hasil penelitian kolaboratif ini akan dipublikasikan dengan judul Experimental Study on Mechanical Behavior and Damages of Ramie Fiber-Reinforced PolyLatctic-Acid Natural Prepreg Composite Under Multiaxial Loading Using Modified Arcan Fixture. Ke depannya, Tresna juga akan menerbitkan buku berjudul Development of Natural Composites and Their Use in Human Life and Advanced Industry yang ditulisnya bersama Olivier. (tim)
