Secara politik, tatanan kawasan Timur Tengah bahkan dunia akan semakin runyam. Adapun secara ekonomi, akibat terganggunya rantai pasok global yang disebabkan oleh konflik geopolitik Iran-Israel, dunia akan mengalami krisis minyak mengingat Iran adalah salah satu negara produsen minyak terbesar di dunia. Selain itu, Selat Hormuz yang notabene dikendalikan Iran menjadi tempat lalu lalangnya seperlima konsumsi minyak dunia atau sekitar 21 juta barel minyak per hari melewati selat ini. Jika krisis minyak ini benar-benar terjadi, maka hal tersebut akan memicu naiknya harga minyak dan komoditas lain seperti harga pangan. Ujungnya, inflasi pasti terjadi dan jutaan penduduk bumi akan menderita. Saat tulisan ini dibuat harga minyak mentah dunia per barelnya berada di kisaran 90 USD. Kita doakan, semoga pada hari-hari mendatang, hubungan Iran-Israel semakin membaik dan harga minyak mentah bisa turun serta tidak sampai melonjak tinggi. Semoga! (tim)
