“Anak saya sempat depresi berat, murung tiap harinya hingga hilang ingatan setelah sempat melahirkan cucu saya dan akhirnya meninggal dunia,” jelasnya.
AS juga sebenarnya sangat mengharapkan keadilan hukum dari Polres Tangerang Selatan terkait kejadian yang menimpa anaknya tersebut. Pasalnya, saat ini AS melihat masa depan dari anaknya terkait pendidikan pun terkendala.
Tersangka Holid telah mengakui perbuatannya, dirinya juga mengatakan mau bertanggung jawab, dengan syarat AS mencabut laporan kepolisian. AS juga berharap pelaku bertanggung jawab biar nantinya masa depan anak saya lebih baik untuk pendidikannya.
Dari kasus tersebut banyak netizen menanggapi peristiwa yang dihadapi remaja MA.
“Gila kejadian 2022 engga diusut tuntas, nunggu viral ya baru diusut,” jelas @co***.
“Aduh baru di UP sekarang, kejadian udah lama banget, deket rumah saya nih pelaku dan pelakunya,” kata @de***.
“Korban adik kelas anak saya, ini kasus sudah lama kasian korbannya,” papar @li***.
“Wah masa jadi ketua DKM masjid juga,” ucap @ha***.
