Kehadiran Menko Polhukam Hadi mewakili Presiden RI Joko Widodo. Menko hadir didampingi oleh, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit dan Plt. Deputi Bidang Koordinasi Kesatuan Bangsa Kemenko Polhukam, Janedjri M Gaffar.
Hadi mengatakan Indonesia adalah bangsa yang beragam. Keberagaman adalah realitas manusia sekaligus realitas sejarah yang tidak dapat diingkari dan diberangus. Sejarah menunjukkan bahwa suatu bangsa akan mengalami perang atau konflik kekerasan tidak berkesudahan bahkan berujung pada kehancuran ketika memaksakan penyeragaman dalam mengelola kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Diperlukan keterbukaan pikiran dan wawasan, serta keberanian mengambil risiko. Kebangkitan membutuhkan energi besar serta ketahanan dalam jangka panjang. Keterbukaan pemikiran dan cara pandang, daya adaptasi, serta energi dan ketahanan inilah yang dimiliki oleh para pemuda” tegasnya.
Identitas kebangsaan Indonesia tidak pada satu suku, ras, bahasa, ataupun agama tertentu. Identitas kebangsaan Indonesia adalah pada ide, gagasan, dan cita-cita untuk hidup merdeka dan menghapuskan penjajahan di atas dunia.
