Untuk itulah Tetty mengatakan pihaknya selalu membangun hubungan personal dengan perusahaan jasa konstruksi untuk menghindari potensi-potensi masalah tersebut. ”Kami ciptakan dan menjaga integrasi emosional dari personal di kami dan personal di perusahaan jasa konstruksi. Kalau sudah akrab seperti teman, maka kita tak akan segan untuk saling mengingatkan, agar mereka patuh memenuhi kewajiban dan sebaliknya kami akan memberikan pelayanan terbaik kepada perusahaan jasa konstruksi,” ujar Tetty.
Dalam kesempatan tersebut Tetty juga meminta perusahaan jasa konstruksi terus melaporkan jumlah pekerja konstruksi sebagai bentuk tertib administrasi. (msb/dani)
