Untuk mengantisipsi gerakan tanah, Isnawa mengajak masyarakat untuk menanam pohon di lokasi rawan dan minim vegetasi. Antisipasi lainnya dengan membuat bronjong dan turap mandiri apabila kondisi tanah miring atau berpotensi bergerak serta bergeser.
Sejauh ini, BPBD telah memetakan lokasi rawan dengan Dinas SDA terkait pelaksanaan teknis dan penanganan bencana di lapangan. Berdasarkan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), berikut wilayah di Provinsi DKI Jakarta yang berada di Zona Menengah potensi terjadinya tanah longsor.(sofian)
