Langkah itu akan memungkinkan AS untuk menarik pasukannya yang berada di Jepang dari Komando Indo-Pasifik. Komando Indo-Pasifik berada di Kepulauan Hawaii, AS, yang berjarak 5.600 kilometer dari Jepang.
Sementara itu, pengembangan pertahanan dan aktivitas militer China, menurut Lin Jian, dapat dibenarkan dan masuk akal.
“China adalah kekuatan untuk perdamaian dunia, kontributor bagi pembangunan global, dan pembela tatanan internasional. China berkomitmen pada jalur pembangunan yang damai dan kebijakan pertahanan yang bersifat defensif,” tambah Lin Jian.
China juga disebutnya selalu menjaga kekuatan nuklir yang dimiliki pada tingkat minimum sebagaimana diharuskan oleh keamanan nasional. “China tidak menimbulkan ancaman bagi negara mana pun,” tegas Lin Jian.
Lin Jian menyebut Jepang dan AS-lah yang mengejar agenda mereka sendiri dengan mengorbankan kepentingan keamanan negara lain dan kesejahteraan rakyat di Asia-Pasifik.
“AS dan Jepang terus menekankan perdamaian dan keamanan regional serta tatanan berbasis aturan, sementara itu mereka bersatu untuk membentuk klub eksklusif, terlibat dalam kelompok politik, memicu konfrontasi blok dan mengganggu perdamaian, keamanan, stabilitas regional,” tambah Lin Jian.
