Ia meminta AS dan Jepang untuk segera berhenti mencampuri urusan dalam negeri China, berhenti menciptakan konfrontasi, berhenti memicu Perang Dingin baru, melakukan apa yang kondusif bagi stabilitas strategis regional dan tidak menjadi sumber bahaya dan gangguan bagi perdamaian dan ketenangan di Asia-Pasifik.
Dalam pernyataan bersama empat menteri AS dan Jepang disebutkan perombakan kerja sama militer AS-Jepang itu diduga terkait erat dengan lingkungan keamanan kawasan yang berkembang, juga memerhatikan berbagai risiko tekanan ancaman dari China.
Dalam pernyataan tersebut, AS dan Jepang juga mengkritik perilaku “provokatif” Beijing di Laut China Selatan dan Laut China Timur, latihan militer bersama Rusia, dan peningkatan hingga perluasan senjata nuklir yang pesat. (lumi)
