“Kisah awal tetrapoda pertama jauh lebih kompleks daripada yang kami duga,” kata Claudia Marsicano, salah satu penulis di University of Buenos Aires yang menjadi bagian dari penelitian ini.
Nama makhluk ini diambil dari formasi batuan Gai-As di Namibia, tempat fosil tersebut ditemukan, dan sekaligus untuk mengenang mendiang ahli paleontologi Jennifer Clack, yang mempelajari bagaimana tetrapoda berevolusi. (voa / tim)
