Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Imbas Harga Capai Rp90 Ribu, Warteg Kurangi Cabai Rawit Merah
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Ekonomi > Imbas Harga Capai Rp90 Ribu, Warteg Kurangi Cabai Rawit Merah
Ekonomi

Imbas Harga Capai Rp90 Ribu, Warteg Kurangi Cabai Rawit Merah

Farih
Farih Published 26 Jul 2024, 22:30
Share
2 Min Read
Pedagang Warteg saat ini menyiasati kenaikan harga cabai rawit merah dengan mengurangi porsi cabai rawit dalam olahan menu, Jumat (26/7/2024). Foto: Joesvicar Iqbal/ipol.id
Pedagang Warteg saat ini menyiasati kenaikan harga cabai rawit merah dengan mengurangi porsi cabai rawit dalam olahan menu, Jumat (26/7/2024). Foto: Joesvicar Iqbal/ipol.id
SHARE

IPOL.ID – Cabai rawit merah kembali mengalami kenaikan yang kini berkisar Rp80-Rp90 ribu per kilogram. Bagi para pedagang Warung Tegal (Warteg) harus memutar otak menghadapi kenaikan harga itu.

Sebagai informasi, hingga Jumat (26/7/2024) berdasar data infopangan.jakarta.go.id harga cabai rawit merah di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, dihargai sebesar Rp90 ribu per kilogram.

Kemudian harga cabai merah keriting dan cabai merah besar di Pasar Kramat Jati dijual seharga Rp50 ribu per kilogram, sementara cabai rawit hijau dijual seharga Rp80 ribu per kilogram.

Ketua Koperasi Warteg Nusantara, Mukroni menuturkan, untuk menyiasati kenaikan harga cabai rawit merah para pedagang harus merubah resep hingga mengurangi porsi cabai rawit dalam olahan menu.

Di antaranya, mengganti bahan baku pembuatan sambal dari yang awalnya menggunakan cabai rawit menjadi tomat, atau dengan memperbanyak penggunaan tomat dalam sambal.

“Dalam beberapa kasus pedagang mungkin terpaksa menyesuaikan resep atau mengurangi penggunaan cabai rawit untuk menghemat biaya,” ujar Mukroni di Jakarta Timur, Jumat (26/7/2024).

Siasat ini terpaksa dilakukan pedagang Warteg karena rata-rata para pedagang Warteg per harinya membutuhkan 2 kilogram cabai untuk menyajikan berbagai olahan menu makanan ke pelanggan.

Namun siasat yang dilakukan berisiko pada berubahnya cita rasa menu makanan, atau dapat mengakibatkan para pelanggan pergi karena cita rasa tidak sesuai dengan lidah.

“Kenaikan biaya bahan baku dapat memperburuk daya saing warung. Terutama jika bersaing dengan restoran atau warung yang mungkin tidak mengalami kenaikan biaya sama,” tukasnya.

Mukroni menambahkan, siasat lain digunakan para pedagang Warteg adalah membuat diversifikasi menu baru yang tidak banyak membutuhkan cabai rawit merah tanpa mempengaruhi rasa.

Kemudian berupaya bernegosiasi dengan pemasok untuk mendapatkan harga cabai rawit merah dengan harga lebih murah dari pasaran, sehingga modal dikeluarkan tidak membengkak.

“Berusaha untuk mendapatkan harga yang lebih baik atau melakukan kontrak jangka panjang dengan pemasok untuk mengunci harga yang lebih stabil,” tutupnya. (Joesvicar Iqbal)

GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: harga cabai, warteg
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article Wali Kota Jakarta Timur, M. Anwar (jaket biru) monitoring perbaikan konstruksi jalan dan saluran penghubung (Phb) yang mengalami abrasi di kawasan Kelurahan Cakung Timur, Kecamatan Cakung, pada Jumat (26/7/2024) siang. Foto: Ist Pemkot Jakarta Timur Segera Perbaiki Jalan dan Saluran Phb Kayu Tinggi yang Abrasi
Next Article Mantan Bupati Kobar saat ditangkap Tim Intelijen Kejagung dan Kejati Kalteng di Bandara Soetta, Tangerang, Jumat (26/7/2024). Foto: Puspenkum Kejagung Kejagung Tangkap Mantan Bupati Kobar di Bandara Soetta

TERPOPULER

TERPOPULER
IMG 20260515 WA0086
Hukum

Fakta Skandal Kredit PT PAL di Sidang: 3 Tahun 6 Bulan Permufakatan Jahat hingga Dugaan Ilegal Penguasaan Pabrik PT MMJ

Hukum
Ditetapkan Tersangka, Pelapor Kasus Dugaan Pemalsuan Kirim Permohonan Gelar Perkara Khusus
15 May 2026, 23:11
Jakarta Raya
Ada Temuan Peredaran Narkoba di B-Fashion dan The Seven, Dinas Parekraf DKI Berikan Sanksi Tegas
15 May 2026, 17:57
HeadlineKriminal
Jaringan Vape Etomidate Terungkap Berkat Joint Operation Bareskrim Polri dan Lapas Cipinang
15 May 2026, 19:42
HeadlineOlahraga
Semen Padang Babak Belur Dihajar 0-7, Persebaya Surabaya di Kandangnya
15 May 2026, 19:31
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?