BPBD Kota Bengkulu bergerak untuk melakukan evakuasi, kaji cepat, serta berkoordinasi dengan instansi terkait guna penanganan darurat banjir.
Sementara, Abdul Muhari mengimbau warga Bengkulu untuk selalu waspada akan potensi bencana hidrometeorologi basah, meski sedang berada pada periode kemarau.
Hal ini didasari informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang mengeluarkan peringatan dini potensi hujan lebat di wilayah Provinsi Bengkulu hingga Minggu (7/7/2024) hari ini.
“Jika terjadi hujan lebat lebih dari satu jam, warga diimbau untuk evakuasi secara mandiri ke tempat yang lebih aman,” pesan
Abdul Muhari. (Joesvicar Iqbal)
