“Ayo kita kawal PKPU, perbawaslu, dan netralitas ASN, TNI, dan Polri agar ada regulasi yang membumi dan terlaksana di lapangan, jangan cuma di atas kertas,” ucapnya.
Ketiga, transparansi. Dia menyebut transparansi dibutuhkan bagi para calon kepala daerah untuk dapat menunjukkan kapasitas, integritas, dan rekam jejaknya.
“Dengan transparansi, kita bisa lihat bukan cuma saya anak siapa, saya dari partai mana, tetapi Anda layak atau tidak,” tuturnya.
Keempat, mengikutsertakan amanat konstitusi dalam peta jalan yang dicanangkan calon kepala daerah.
“Empat target yang dimuat pada pembukaan, melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut serta dalam perdamaian dunia mesti menjadi poin-poin yang dijabarkan di tiap pilkada kita,” tandasnya.(sofian)
