Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Periset BRIN Tegaskan Energi Nuklir Lebih Ramah Lingkungan dan Meminimalisir Efek Rumah Kaca
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Tekno/Science > Periset BRIN Tegaskan Energi Nuklir Lebih Ramah Lingkungan dan Meminimalisir Efek Rumah Kaca
Tekno/Science

Periset BRIN Tegaskan Energi Nuklir Lebih Ramah Lingkungan dan Meminimalisir Efek Rumah Kaca

Iqbal
Iqbal Published 30 Jul 2024, 11:01
Share
2 Min Read
Pengembang Teknologi Nuklir Ahli Muda di Pusat Riset Teknologi Analisis Berkas Nuklir Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Haryo Seno.
Pengembang Teknologi Nuklir Ahli Muda di Pusat Riset Teknologi Analisis Berkas Nuklir Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Haryo Seno, saat bicara energi nuklir. Foto: BRIN
SHARE

Penjelasan tersebut disampaikan Pengembang Teknologi Nuklir Ahli Muda di Pusat Riset Teknologi Analisis Berkas Nuklir Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Haryo Seno mengenai ekuivalensi energi nuklir, saat menerima puluhan mahasiswa Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Pranata Indonesia Bekasi yang berkunjung ke Kawasan Kerja Bersama BRIN Tamansari Bandung, Kamis (25/7).

“Jika kita mengonsumsi energi batu bara seumur hidup, maka dibutuhkan sekitar 87.975 kg batu bara dengan risiko emisi karbondioksida (CO2) yang dihasilkan sebesar 253.281 kg. Pada penggunaan gas diperlukan sebesar 47.110 kg dengan emisi CO2 sebesar 127.218 kg. Sementara penggunaan minyak dibutuhkan 65.664 kg dengan emisi CO2 sebesar 209.678 kg,” paparnya.

Haryo menenrangkan, energi dari batu bara, gas, dan minyak menghasilkan emisi karbondioksida yang sangat besar.

“Akibat dari emisi tersebut akan terjadi pemanasan global dari efek rumah kaca. Berbeda dengan penggunaan energi dari sumber-sumber tersebut. maka energi nuklir yang dibutuhkan hanya sebesar 1,1 kg dengan resiko emisi mulai 0 sampai 3064 kg,” pungkas Haryo. (ahmad)

Baca Juga

nuklir
PLTN Bukan ‘Barang’ Baru, Peneliti BRIN Ungkap Nuklir sebagai Energi Paling Aman dan Rendah Emisi Karbon
Soal Pembangunan IKN, Peneliti BRIN Ingatkan Masalah Ini
Peneliti Mengungkap Rahasia Pengobatan Tradisional dari Manuskrip Kuno Merapi dan Merbabu
Previous Page12
GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: efek rumah kaca, energi nuklir, Peneliti BRIN:, sumber energi
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article Tim Mobo-Evo dari UNY. Foto: UNY Cakep Nih, Robot Andalan UNY Juara 2 Nasional Kontes Robot Sepak Bola Beroda Indonesia 2024
Next Article Tim renang wanita Australia saat merayakan kemenangan sehingga mendapatkan medali emas Olimpiade Paris 2024. Foto: X @WorldAquatics Komentator Olimpiade Dipecat karena Komentar Seksis soal Tim Renang Wanita Australia

TERPOPULER

TERPOPULER
IMG 20260503 WA0049
Jakarta Raya

Rasyidi HY Harapkan Umat Islam Berkurban Sesuai Anjuran Rasulullah

Kemendikbud
Ruang Interaktif Warga Sukapura Diresmikan, Bunda Harapkan Partisipasi Aktif Masyarakat
03 May 2026, 14:11
Ekonomi
Kemenkeu Pastikan Kondisi Purbaya Sehat, Kabar Sakit Tidak Benar
03 May 2026, 09:22
Nasional
Pelaku Industri Mobilitas dan Pengantaran Digital Nilai Batas Potongan Platform 8 Persen Berisiko Ganggu Keberlanjutan Ekosistem Digital
03 May 2026, 09:02
HeadlineJabodetabek
BMKG: Ciputat Masuk Daerah Terpanas, Ini Penyebab Cuaca Ekstrem di Indonesia
03 May 2026, 10:01
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?